RADARPANGANDARAN.COM – Nama lengkapnya Dr Ade Zaenul Muttaqien, SAg, MAg. Namun di Tasikmalaya, ia lebih dikenal secara sederhana: Ade.
Kini Ade resmi mengemban amanah sebagai Rektor Institut Agama Islam (IAI) Tasikmalaya. Sebelumnya, ia menjabat Wakil Rektor I Bidang Akademik.
Jejak pengabdiannya tidak hanya di dunia kampus. Publik Tasikmalaya mengenalnya sebagai mantan Ketua KPU yang menjabat selama dua periode.
Dua periode di lembaga yang sarat tekanan dan kepentingan. Namun rekam jejaknya tetap konsisten dan bersih.
Namanya nyaris tak pernah muncul dalam pemberitaan negatif. Tidak terseret isu. Tidak pula menjadi bahan gosip murahan.
Integritas menjadi identitas yang melekat kuat. Karena itu, selepas tugas di KPU berakhir, ia tidak harus mencari panggung baru.
Justru dunia akademik yang memanggilnya kembali. Mengajar. Membina. Memimpin dari dalam.
Ade pun pulang ke habitat awalnya: kampus. Dunia ilmu yang sunyi dari sorak-sorai, tetapi kaya makna.
Padahal, jika ingin, ia bisa memilih jalur lain yang lebih terang dan ramai. Namun pilihan jatuh pada ruang yang tenang.
Di IAI Tasikmalaya, ia mengajar di Program Studi Pendidikan Agama Islam sebagai dosen tetap dengan jabatan akademik Lektor.
Pendidikannya lengkap hingga jenjang doktoral. Namun kesederhanaan tetap menjadi ciri yang menonjol.
Yang membuatnya menonjol bukan sekadar gelar, melainkan karakter. Ramah, rendah hati, dan tidak merasa paling tahu.
Dia juga bukan tipe akademisi yang gemar memamerkan ilmu. Sikapnya tenang dan bersahaja.







