RADARPANGANDARAN.COM – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan dukungan terhadap Kerjasama Pemerintah Indonesia dan UNICEF periode 2026-2030 yang diinisiasi Kementerian PPN/Bappenas.
Melansir laman Kemenag.go.id., program bertema “Bersama untuk Setiap Anak Indonesia” ini diapresiasi sebagai langkah strategis dalam memperkuat perlindungan anak.
Menag menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan amanah besar dalam setiap ajaran agama.
Ia menilai keterlibatan unsur keagamaan menjadi faktor penting agar program berjalan efektif dan menyentuh masyarakat luas.
“Bagi Kementerian Agama, ini sangat-sangat-sangat penting karena semua umat beragama di Indonesia, bahkan juga di luar negeri, dimanapun agama itu ada, anak itu adalah amanah yang amat besar,” ujar Menag saat memberikan sambutan di Jakarta, Senin (20/4/2026).
Menag menambahkan bahwa pendekatan berbasis nilai agama dinilai mampu menjangkau lapisan masyarakat yang sulit disentuh oleh sistem formal.
Pendekatan Agama Dinilai Efektif Lindungi Anak
Ia menekankan pentingnya penggunaan bahasa agama agar misi program dapat masuk hingga ke ruang-ruang terdalam kehidupan masyarakat.
“Kalau kita menggunakan bahasa agama, sampai ruang-ruang yang paling dalam tidak terkontrol oleh siapapun juga, kalau agama itu bekerja, maka insyaallah misi pokok daripada program kita ini akan sangat penting,” jelasnya.
Menag juga mengingatkan perlunya pengawasan terhadap pemahaman keagamaan agar tidak disalahgunakan oleh ideologi ekstrem.
Ia menyoroti bahwa anak-anak sering menjadi korban radikalisme maupun liberalisme yang tidak tepat.







