RADARPANGANDARAN.COM – LHKPN Prabowo kembali menjadi perhatian publik setelah total harta Presiden RI menembus Rp2 triliun.
Data terbaru itu tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara periodik 2025.
Laporan tersebut disampaikan pada 31 Maret 2026 dengan total kekayaan mencapai Rp2.066.764.868.191.
Jumlah itu naik sekitar Rp4,5 miliar dibandingkan laporan periodik tahun sebelumnya.
Kenaikan nilai kekayaan tersebut langsung memancing perhatian masyarakat dan pengamat politik nasional.
LHKPN Prabowo didominasi surat berharga
Aset terbesar dalam LHKPN Prabowo berasal dari surat berharga dengan nilai sangat fantastis.
Nilai surat berharga milik Prabowo Subianto mencapai Rp1.677.239.000.000 atau sekitar Rp1,6 triliun.
Jumlah tersebut menjadi penyumbang terbesar dalam total kekayaan Presiden RI saat ini.
Besarnya nilai surat berharga menunjukkan kekuatan investasi yang dimiliki Prabowo dalam berbagai sektor.
Selain surat berharga, Prabowo juga memiliki kas dan setara kas bernilai tinggi.
Nilai kas dan setara kas yang tercatat mencapai Rp48.044.251.191.
Jumlah tersebut memperlihatkan kondisi finansial Presiden RI yang sangat kuat dan stabil.
Aset properti dalam LHKPN Prabowo
Selain investasi, aset properti juga masuk dalam daftar kekayaan Prabowo Subianto.
Nilai tanah dan bangunan yang dimiliki mencapai Rp323.758.593.500.
Prabowo tercatat memiliki 10 bidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan serta Bogor.
Aset properti tersebut menjadi salah satu penopang besar dalam total kekayaan Presiden RI.







