Peserta juga akan memperoleh sertifikat pelatihan dari balai pelatihan serta sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi.
Beberapa peserta juga dapat memperoleh fasilitas asrama sesuai kriteria dan ketersediaan.
Tahapan seleksi juga mengalami penyesuaian seiring perpanjangan masa pendaftaran.
Pendaftaran dan pengisian asesmen Siap Latih dibuka hingga 24 Maret 2026 pukul 23.59 WIB.
Proses seleksi administrasi dan wawancara calon peserta dijadwalkan berlangsung pada 25 hingga 28 Maret 2026.
Hasil seleksi peserta akan diumumkan pada 29 Maret 2026.
Program pelatihan akan dimulai dengan kegiatan kick off dan orientasi pada 1 April 2026.
Calon peserta harus membuat akun SIAPkerja sebelum mengikuti tahapan pendaftaran.
Setelah itu peserta wajib mengisi asesmen kecocokan kerja dan Self Potential Inventory.
Peserta kemudian dapat memilih program pelatihan yang sesuai minat dan rencana karier.
Batch 1 menawarkan berbagai bidang kejuruan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Bidang tersebut meliputi teknologi informasi, kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata hingga konstruksi.
Beberapa program pelatihan yang tersedia antara lain Internet of Things, instalasi panel surya, pengelasan, dan pengoperasian mesin CNC.
Selain itu tersedia pelatihan otomasi industri, kendaraan listrik, cyber security, digital marketing, serta smart farming.
Pelatihan pengolahan pangan industri juga tersedia bagi peserta yang tertarik di sektor tersebut.
Darmawansyah menilai program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja di dunia industri.







