Dia menegaskan lulusan program tidak hanya menerima sertifikat, tetapi juga kompetensi yang siap digunakan di dunia kerja.
Kemnaker berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini sebelum masa pendaftaran berakhir.
Perpanjangan waktu pendaftaran juga diharapkan membuat informasi program semakin luas diketahui masyarakat.
Pemerintah menargetkan kuota 20.000 peserta Batch 1 dapat terpenuhi secara optimal.
Setiap kursi pelatihan dinilai menjadi peluang nyata bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan masa depan kerja.
BACA JUGA : Pertamina Aktifkan Satgas RAFI 2026 untuk Jaga Pasokan Energi Bersih 24 Jam Saat Ramadan dan Idul Fitri







