RADARPANGANDARAN.COM – Sejumlah bahan pangan di Pasar Tradisional Sindangkasih mengalami kenaikan harga.
Hal ini mulai menimbulkan keluhan dari para pedagang karena berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat.
Dilansir dari laman radartasik.id, komoditas yang mengalami kenaikan cukup mencolok dalam beberapa waktu terakhir adalah bawang putih dan berbagai jenis cabai yang menjadi kebutuhan utama rumah tangga.
Salah seorang pedagang sayur, Pipit, mengungkapkan bahwa harga cabai kini mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya.
“Harga Cabai tadinya Rp 60 ribu per kilogram (/kg) kini menjadi Rp 65 ribu /kg. Bawang putih yang naiknya bisa tiga kali, mulai Rp 27 ribu/kg, Rp 29/kg, hingga saat ini Rp 40 ribu/kg,” katanya kepada Radar, Minggu (14/6/2026).
Menurut Pipit, kenaikan harga kebutuhan pokok secara bersamaan membuat pola belanja masyarakat ikut berubah.
Konsumen kini lebih berhati-hati dalam berbelanja dan cenderung mengurangi jumlah pembelian.
“Saat barang kompak naik, tentunya mempengaruhi belanja konsumennya. Dampaknya barang pun lambat habisnya,” ujarnya.
Kondisi tersebut membuat perputaran stok dagangan menjadi lebih lambat dibandingkan biasanya.
Akibatnya, pendapatan para pedagang ikut mengalami penurunan karena volume penjualan tidak lagi sebesar sebelumnya.
“Supaya daya beli masyarakat kembali normal,” katanya.
Pelemahan Rupiah Dinilai Jadi Salah Satu Penyebab
Keluhan serupa juga disampaikan pedagang lainnya, Dudung, yang merasakan dampak kenaikan harga pada berbagai komoditas bumbu dapur.







