Dia menjelaskan kapasitas penyimpanan BBM nasional memang berkisar 21 hingga 25 hari. Standar minimal ketahanan stok nasional berada di kisaran 20 sampai 21 hari. Sementara batas maksimalnya sekitar 25 hari.
Dalam rapat bersama DEN, rata-rata ketahanan stok BBM nasional berada di angka 22 hingga 23 hari. Keterbatasan itu terjadi karena kapasitas tangki penyimpanan belum besar.
Masalahnya bukan pada pasokan energi tetapi pada fasilitas penyimpanan. Jika ingin menambah cadangan, pemerintah harus memperluas kapasitas storage.
Karena itu, Bahlil meminta media menyampaikan informasi stok BBM secara tepat. Dia berharap masyarakat tidak salah memahami kondisi cadangan energi nasional.







