Harga LPG 3 Kg Dipastikan Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat

RADARPANGANDARAN.COM – Pemerintah memastikan Harga LPG 3 Kg tidak mengalami kenaikan meski terjadi penyesuaian pada LPG nonsubsidi.

Dilansir dari laman Infopublik.id., kepastian ini disampaikan untuk merespons dinamika harga energi global sekaligus menjaga kestabilan pasokan nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan stok LPG subsidi tetap aman di atas batas minimum.

“Khusus untuk LPG yang disubsidi, stok kita di atas standar minimum nasional dan harganya tidak ada kenaikan,” ujar Bahlil melalui keterangan resmi, Senin (20/4).

Pemerintah berkomitmen mempertahankan daya beli masyarakat dengan menjaga harga LPG subsidi tetap stabil.

Kebijakan ini sejalan dengan langkah serupa pada BBM jenis Pertalite dan Biosolar.

Sejak program konversi LPG dimulai pada 2007, harga LPG subsidi tidak pernah mengalami kenaikan.

Namun, pemerintah mengakui adanya fluktuasi harga di lapangan akibat praktik distribusi yang tidak tepat.

“Yang ada, (harga) itu dimainkan di distributor dan pangkalan. Itu yang mau saya tata untuk betul-betul subsidi itu yang menerima adalah yang berhak,” tegasnya.

Distribusi Dibenahi, Harga Nonsubsidi Ikuti Pasar Global

Pemerintah juga mengevaluasi kebijakan distribusi, termasuk penghapusan pengecer yang sempat terjadi pada Februari 2025.

Langkah tersebut sebelumnya memicu antrean panjang di berbagai daerah.

Kini, pengecer didorong untuk mendaftar sebagai subpangkalan resmi agar distribusi lebih tertata.

Kebijakan ini bertujuan menekan lonjakan harga di tingkat retail dan memastikan subsidi tepat sasaran.