RADARPANGANDARAN.COM – Jembatan Maslahat yang sebelumnya lebih dikenal masyarakat sebagai Jembatan Tonjong kini resmi digunakan sebagai akses penghubung warga antara Kecamatan Tanjungjaya dan Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya.
Peresmian jembatan yang berlangsung pada Jumat (19/6/2026) itu, sebagaimana dilansir dari laman radartasik.id, menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi yang lebih aman dan layak.
Jembatan tersebut memiliki panjang 64 meter dan lebar 1,2 meter yang menghubungkan Kampung Babakan Cikadu, Desa Cilolohan, dengan Kampung Sinargalih, Desa Sukamenak.
Keberadaannya menggantikan sasak kayu yang selama bertahun-tahun menjadi satu-satunya akses warga dari dua wilayah tersebut.
Iwan, warga Desa Cilolohan yang pertama kali mengusulkan pembangunan jembatan, mengatakan kondisi jembatan lama terus mengalami kerusakan karena hanya terbuat dari kayu.
“Dikarenakan konstruksinya hanya menggunakan kayu, kondisinya terus mengalami penurunan sehingga diperlukan pembangunan yang lebih layak dan aman,” ujarnya.
Menurutnya, selama belasan tahun masyarakat mengandalkan jalur tersebut untuk berbagai keperluan mulai dari ekonomi, pendidikan hingga aktivitas sosial.
Ia mengaku bersyukur karena pembangunan jembatan baru dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua minggu.
“Kehadiran jembatan baru diharapkan mampu meningkatkan keselamatan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat,” katanya.
Hasil Kolaborasi untuk Kepentingan Masyarakat
Administratur/KKPH Tasikmalaya, Danu Prasetyo, menjelaskan pembangunan Jembatan Maslahat merupakan hasil kerja sama antara Perhutani, Sinergi Foundation, dan BSI Maslahat.







