Karena budaya Banjar kaya dengan kesenian, maka tarian tradisional dan musik Panting menjadi simbol ekspresi budaya. Selain itu, kuliner seperti Soto Banjar dan Sate Banjar terkenal luas dan menjadi identitas kuliner Kalimantan. Oleh karena itu, budaya Banjar memainkan peran besar dalam memperkenalkan Kalimantan pada Nusantara.
Suku Bugis sebagai Pelestari Budaya Pesisir
Keanekaragaman suku dan budaya di Kalimantan semakin tampak dengan keberadaan suku Bugis yang bermigrasi dari Sulawesi Selatan. Karena suku Bugis dikenal sebagai pelaut ulung, maka mereka memilih wilayah pesisir Kalimantan Timur sebagai pusat kehidupan. Selain itu, nilai budaya siri’ atau kehormatan menjadi dasar etika sosial dan hubungan antar masyarakat. Oleh karena itu, budaya Bugis memperkaya karakter maritim Kalimantan.
Karena suku Bugis aktif berdagang, maka mereka berperan besar dalam perkembangan ekonomi pesisir. Selain itu, seni pembuatan kapal, ritus adat, dan pakaian tradisional tetap lestari. Oleh karena itu, komunitas Bugis memberikan warna budaya khas yang menguatkan identitas pesisir Kalimantan.
Suku Kutai sebagai Jejak Peradaban Tertua Indonesia
Keanekaragaman suku dan budaya di Kalimantan juga tercermin pada suku Kutai yang dikenal melalui sejarah Kerajaan Kutai. Karena Kerajaan Kutai berdiri pada abad ke-4, maka wilayah ini menjadi salah satu pusat peradaban tertua di Nusantara. Selain itu, peninggalan seperti prasasti dan artefak budaya menunjukkan tradisi kerajaan yang maju. Oleh karena itu, kebudayaan Kutai memberikan fondasi sejarah kuat untuk Kalimantan.







