Kemenhaj Perkuat Layanan Konsumsi Jemaah Haji Melalui Peninjauan Dapur Mitra

RADARPANGANDARAN.COMLayanan konsumsi untuk jemaah haji Indonesia di Madinah mendapat evaluasi langsung dari Kementerian Haji dan Umrah melalui peninjauan ke sejumlah dapur mitra penyedia makanan.

Dilansir dari Infopublik.id, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Jaenal Effendi meninjau kesiapan operasional dapur sebagai bagian dari penguatan layanan konsumsi bagi jemaah Indonesia.

Peninjauan tersebut difokuskan pada fase pasca puncak Armuzna untuk jemaah haji gelombang II sekaligus mempererat koordinasi dengan penyedia layanan konsumsi di Arab Saudi.

Dalam kunjungannya, Jaenal melihat langsung proses pengolahan makanan, kesiapan fasilitas dapur, hingga kondisi tenaga kerja yang terlibat dalam penyediaan konsumsi.

Ia mengapresiasi perhatian pengelola dapur terhadap kesehatan para pekerja melalui penyediaan tenaga kesehatan di area kerja.

“Kami mengapresiasi perhatian pihak dapur terhadap kesehatan para pekerja. Ini penting untuk memastikan layanan konsumsi bagi jemaah tetap berjalan optimal,” ujar Jaenal dalam keterangan tertulisnya yang dilansir Kemenhaj, Minggu (10/5/2026).

Menurut Jaenal, keberadaan tenaga kerja asal Indonesia di dapur mitra menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas layanan makanan.

Selain mempertahankan cita rasa khas nusantara, keterlibatan pekerja Indonesia juga dinilai memberi dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja.

“Penambahan tenaga kerja dari Indonesia, tidak hanya chef, menjadi bagian penting dalam menjaga cita rasa makanan yang sesuai dengan selera jemaah. Di sisi lain, ini juga memberi manfaat ekonomi bagi tenaga kerja kita,” jelas Jaenal.

Penguatan Kualitas Layanan Konsumsi

Jaenal juga menyoroti penggunaan bumbu pasta dalam proses memasak yang dinilai mampu menjaga konsistensi rasa makanan nusantara dalam jumlah besar.