RADARPANGANDARAN.COM – Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik (BPS) memperkuat koordinasi untuk mempercepat pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk menyikapi perubahan desil penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang sempat menjadi perhatian publik.
Dilansir dari laman kemensos.go.id, pembahasan tersebut dilakukan dalam pertemuan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dengan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Kantor Kemensos, Jakarta, guna memastikan proses pembaruan data berlangsung lebih akurat dan adil.
Menurut Gus Ipul, data kesejahteraan masyarakat terus berubah karena setiap hari terjadi peristiwa seperti kelahiran, kematian, perpindahan penduduk, maupun pernikahan.
Kondisi tersebut membuat proses pemutakhiran data harus dilakukan secara berkelanjutan agar sesuai dengan kondisi terbaru di lapangan.
Ia menjelaskan perubahan posisi desil tidak selalu dipengaruhi perubahan pendapatan keluarga, tetapi juga dapat terjadi akibat pembaruan proporsional data kesejahteraan secara nasional.
“Jadi ini mungkin salah satu ya, dinamika yang ada di dalam data kita. Namun demikian tetap itu masih bisa dimutakhirkan, masih diberi kesempatan untuk dilakukan pemutakhiran,” kata Gus Ipul saat konferensi pers di Kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Mahasiswa Didorong Segera Perbarui Data
Gus Ipul menjelaskan masyarakat dapat mengajukan pemutakhiran data melalui aplikasi SIKS-NG yang difasilitasi operator desa, kelurahan, dan dinas sosial maupun secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos.







