Dirinya juga mengingatkan pentingnya menjaga standar HSSE atau Health, Safety, Security and Environment. Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama saat menghadapi lonjakan kendaraan.
Sementara VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menjelaskan kehadiran manajemen di lokasi strategis menunjukkan komitmen perusahaan menjaga ketahanan energi nasional.
Menurutnya, manajemen Pertamina memprioritaskan ketersediaan energi serta kesiapan layanan bagi pemudik. Peninjauan langsung pimpinan perusahaan juga memberi motivasi bagi petugas di lapangan.
Pertamina juga menyiapkan sejumlah layanan tambahan untuk menghadapi lonjakan kendaraan saat mudik 2026 Layanan tersebut meliputi Pertamina Delivery Service, mobil tangki kantong dan SPBU modular di titik strategis.
Selain di jalur mudik, jajaran komisaris dan direksi Pertamina meninjau sejumlah wilayah operasional perusahaan.
Kunjungan dilakukan ke fasilitas milik PT Perusahaan Gas Negara Tbk di Medan serta lapangan migas milik PT Pertamina Hulu Rokan di Pekanbaru.
Wakil Komisaris Utama Pertamina Todotua Pasaribu menyampaikan keberadaan Pertamina memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Karena itu, perusahaan membutuhkan konsolidasi kuat untuk menjaga operasional tetap optimal.
Di wilayah Rokan, Pertamina terus menjaga produksi minyak melalui revitalisasi aset dan optimalisasi sumur. Penggunaan teknologi juga menjadi bagian dari upaya menjaga tingkat produksi.
Zona Rokan saat ini menjadi salah satu kontributor utama minyak nasional. Wilayah tersebut menghasilkan sekitar 27 persen produksi minyak mentah Indonesia.







