Layanan Konsumsi Jemaah Haji Indonesia Diperkuat Jelang Fase Puncak Armuzna

RADARPANGANDARAN.COM – Pemerintah memastikan layanan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia disiapkan maksimal menjelang fase puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Dilansir dari haji.go.id, penguatan layanan dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan, stamina, dan kenyamanan jemaah selama menjalani rangkaian ibadah Armuzna.

Juru Bicara Kementerian Haji Maria Assegaff mengatakan operasional haji hingga hari ke-28 berjalan lancar dengan dukungan petugas di berbagai titik layanan.

“Alhamdulillah, hingga hari ke-28 operasional haji, layanan bagi jemaah terus berjalan baik. Fokus kami saat ini adalah memperkuat kesiapan menjelang Armuzna, termasuk layanan konsumsi yang menjadi bagian penting dalam menjaga stamina dan kesehatan jemaah,” ujar Maria di Jakarta, Senin 18 Mei 2026.

Data terbaru mencatat sebanyak 464 kloter dengan 179.463 jemaah dan 1.851 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi.

Sementara itu, sebanyak 455 kloter dengan 175.682 jemaah dan 1.820 petugas telah tiba di Makkah.

Untuk gelombang kedua kedatangan melalui Bandara Jeddah, tercatat 190 kloter dengan 72.904 jemaah dan 759 petugas sudah berada di Arab Saudi.

Selain itu, sebanyak 12.180 jemaah haji khusus juga mulai menjalani rangkaian ibadah sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Makanan Siap Santap Disiapkan untuk Armuzna

Maria menjelaskan fase Armuzna menjadi periode paling padat sehingga layanan konsumsi harus dipastikan berjalan lancar.

“Fase Armuzna adalah fase yang sangat padat dan kompleks. Karena itu, layanan konsumsi harus dipastikan berjalan baik. Bagi kami, konsumsi bukan sekadar penyediaan makanan, tetapi bagian penting dari ikhtiar menjaga kesehatan dan stamina jemaah agar dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk,” ujar Maria.