Namun, penting untuk diingat bahwa beberapa SBN, seperti Sukuk Tabungan dan Savings Bond Ritel (SBR), memiliki kupon yang bersifat mengambang.
Artinya, imbal hasil mereka bisa turun jika suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) juga turun.
Meskipun demikian, batasan minimal kupon pada instrumen ini tetap memberikan lapisan perlindungan bagi investor.
2. Reksa Dana Pendapatan Tetap
Reksa dana pendapatan tetap berbasis SBN adalah pilihan investasi yang menguntungkan di tengah penurunan suku bunga.
Dalam reksa dana ini, manajer investasi mengalokasikan sebagian besar dana ke instrumen utang seperti obligasi dan sukuk.
Ketika harga SBN naik akibat penurunan suku bunga, nilai aset dalam portofolio reksa dana juga naik, yang pada gilirannya meningkatkan nilai investasi para pemegang unit.
Bagi investor yang mencari alternatif untuk berinvestasi langsung di SBN, reksa dana pendapatan tetap menawarkan diversifikasi yang lebih luas dan dikelola oleh profesional yang berpengalaman.
Ini adalah pilihan yang baik untuk mereka yang ingin meminimalkan risiko sambil tetap mendapatkan keuntungan dari potensi kenaikan harga SBN.