Sisanya, disalurkan melalui kerja sama dengan fintech P2P lending.
Dengan adanya fitur pinjaman langsung ini, SeaBank berencana untuk meningkatkan penyaluran kredit secara langsung kepada nasabah.
Performa Keuangan SeaBank
Hingga akhir tahun 2023, SeaBank telah berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp17,88 triliun, mengalami pertumbuhan sebesar 12,55% secara tahunan (year on year/yoy).
Kualitas kredit SeaBank juga tercatat membaik dengan rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) gross turun dari 2,03% pada 2022 menjadi 1,77% pada 2023.
Meskipun demikian, NPL nett mengalami sedikit peningkatan dari 0,13% menjadi 0,16%.
Pendanaan dan Laba SeaBank
Kemampuan SeaBank dalam menyalurkan kredit didukung oleh pendanaan yang kuat.
Pada tahun 2023, SeaBank berhasil meraup dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp20,81 triliun, meskipun mengalami penurunan sebesar 3,52% yoy.
Laba bersih SeaBank pada tahun 2023 mencapai Rp241,47 miliar, meskipun turun 10,31% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp269,22 miliar.
Masa Depan SeaBank dengan Fitur Pinjaman Langsung
Dengan peluncuran penuh fitur pinjaman langsung pada akhir tahun 2024, SeaBank diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan bagi nasabah dalam mendapatkan pinjaman.
Fitur ini tidak hanya menawarkan bunga rendah tetapi juga proses pengajuan yang lebih mudah dan cepat melalui aplikasi SeaBank.
SeaBank terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan inovatif bagi nasabahnya, sejalan dengan visi menjadi bank digital terdepan di Indonesia.








