Menhaj Berangkatkan Musrif Diny untuk Perkuat Layanan Ritual Haji Indonesia

RADARPANGANDARAN.COM – Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf, melepas keberangkatan Musrif Diny di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (12/5/2026), sebagai bagian dari penguatan layanan ibadah haji bagi jemaah Indonesia.

Dilansir dari haji.go.id, keberangkatan tersebut dilakukan untuk memperkuat layanan bimbingan manasik pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M di Tanah Suci.

Dalam arahannya, Menhaj menegaskan bahwa Musrif Diny memiliki posisi penting sebagai konsultan ibadah bagi jemaah haji Indonesia.

“Musrif Diny bukan sekadar pendamping ibadah, tetapi penjaga kualitas manasik jemaah. Mereka memiliki tugas mulia untuk memastikan ibadah haji dilaksanakan secara sahih, tertib, dan tetap memberi kemudahan bagi jemaah sesuai prinsip syariat,” ujar Menhaj.

Menurutnya, keberadaan Musrif Diny menjadi bagian penting dalam mewujudkan sukses ritual pada konsep Tri Sukses Haji.

Ia menjelaskan dua pilar lainnya dalam konsep tersebut meliputi sukses ekosistem ekonomi haji serta sukses peradaban dan keadaban.

“Dalam Tri Sukses Haji, Musrif Diny berada di garda penting untuk memastikan sukses ritual. Mereka bertugas menjaga kesucian ibadah, membimbing manasik secara sahih, serta memastikan jemaah memahami kemudahan-kemudahan syariat tanpa kehilangan makna spiritual haji,” katanya.

Penguatan Fikih Kemudahan bagi Jemaah

Menhaj juga menyoroti pentingnya pemahaman fiqh taisir atau fikih kemudahan dalam pelaksanaan layanan bimbingan ibadah haji.

Hal tersebut dinilai penting mengingat kondisi jemaah haji Indonesia yang beragam, mulai dari lansia hingga jemaah dengan keterbatasan kesehatan.