RADARPANGANDARAN.COM – Proses pencairan PKH BPNT tahap 2 untuk alokasi April hingga Juni 2026 dilaporkan masih berlangsung secara bertahap melalui sejumlah bank penyalur di berbagai daerah.
Informasi tersebut disampaikan berdasarkan pemantauan terbaru dari kanal Info Bansos mengenai perkembangan penyaluran bantuan sosial kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kementerian Sosial disebut masih melanjutkan pencairan bantuan kepada KPM yang statusnya telah mencapai Standing Instruction (SI) pada sistem 6NG.
Penyaluran saldo bantuan dilakukan bertahap sehingga waktu masuknya dana pada rekening KKS setiap penerima dapat berbeda meskipun berada di wilayah yang sama.
Bank BRI menjadi salah satu bank penyalur yang paling aktif melakukan transfer bantuan sosial secara masif di ratusan kabupaten dan kota di Indonesia.
Sejumlah wilayah di Sumatera, Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua dilaporkan telah menerima pencairan PKH tahap 2 dan BPNT tahap 2.
Mengacu pada surat Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Nomor 1285/3/BS.01.00/5/2026 tertanggal 6 Mei 2026, progres pencairan PKH secara nasional telah mencapai 73,8 persen.
Persentase tersebut menunjukkan sebagian besar dari sekitar 10 juta peserta PKH mulai menerima bantuan sosial tahap kedua.
Sebagian KPM Masih Menunggu Proses Penyaluran
Meski penyaluran terus berjalan, masih terdapat sekitar 27,2 persen atau sekitar 2,7 juta KPM yang belum menerima saldo bantuan.
Kondisi tersebut diperkirakan terjadi karena proses transfer masih berlangsung bertahap maupun adanya verifikasi ulang data penerima sesuai ketentuan DTSEN.







