Pengecekan Saldo Bansos PKH BPNT Tahap 2 2026: Proses Masih Verifikasi, Masyarakat Diminta Tenang

RADARPANGANDARAN.COM – Masyarakat diimbau melakukan pengecekan saldo bansos PKH BPNT tahap 2 2026 secara bijak dan berdasarkan data resmi yang valid.

Dulansir dari kanal Info Bansos, penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua mulai menantikan pencairan melalui KKS di bank penyalur.

Bank penyalur yang dimaksud meliputi BRI, BNI, BSI, dan Mandiri sebagai mitra resmi pemerintah.

Sejumlah informasi yang beredar menyebutkan saldo bansos telah cair dengan nominal antara Rp450.000 hingga Rp1.800.000.

Namun masyarakat diminta tidak terburu-buru mempercayai kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.

Pada Jumat, 24 April 2026, media sosial ramai dengan unggahan terkait klaim pencairan bansos tersebut.

Sebagian penerima manfaat membagikan bukti transaksi atau saldo rekening yang diklaim sebagai pencairan tahap kedua.

Meski begitu, tidak semua unggahan tersebut berasal dari penyaluran PKH dan BPNT periode April–Juni 2026.

Sebagian lainnya merupakan pencairan tahap sebelumnya atau bantuan lain yang berlangsung bersamaan.

Proses Verifikasi Masih Berlangsung

Masyarakat diminta tidak langsung mendatangi ATM hanya karena informasi yang belum jelas sumbernya.

Pada periode yang sama, terdapat juga pencairan bantuan lain seperti Program Indonesia Pintar (PIP) termin pertama.

Besaran bantuan PIP berbeda sesuai jenjang pendidikan penerima manfaat.

Siswa SD atau paket A menerima Rp450.000 per tahun atau Rp225.000 untuk kategori tertentu.

Siswa SMP atau paket B memperoleh Rp750.000 per tahun atau Rp375.000 untuk semester awal dan akhir.