Perkuat Penanganan Banjir Bandang di Sumatera: Hutama Karya Ikut Kerahkan Alat Berat

RADARPANGANDARAN.COM – Banjir Bandang di Sumatera menjadi perhatian pemerintah secara nasional.

Kini pemerintah mempercepat penanganan darurat setelah sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh terdampak banjir serta longsor.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat.

Mereka menggandeng berbagai BUMN Karya untuk memperkuat mobilisasi alat berat, logistik dan tim teknis.

Koordinasi dilakukan karena kebutuhan tanggap darurat disebut sangat tinggi.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pemerintah bakal terus bekerja menyalurkan bantuan ke daerah bencana.

Pemerintah ingin semua wilayah terdampak mendapat dukungan secepat mungkin.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

Dia menyebut dalam situasi darurat, kecepatan dan kerja sama menjadi kunci percepatan penanganan.

Seluruh sumber daya kementerian telah digerakkan, mulai dari alat berat hingga dukungan logistik.

Mobilisasi Masif di Sumatera Utara

Di Sumut, Kementerian PU berkoordinasi dengan PT PP.

Bantuan alat berat dan logistik difokuskan ke dua titik utama: Tarutung, Tapanuli Utara dan Barus, Tapanuli Tengah.

Di Tarutung, alat berat yang digerakkan mencakup dua excavator, satu wheel loader, satu truk tangki BBM 5.000 liter, ribuan sand bag, geobag dan satu mobil operasional 4×4.

Komposisi yang sama juga dikirim ke Barus.

Mobilisasi mulai dilakukan sejak 29 November 2025 dan berlangsung menyesuaikan kondisi lapangan.

PP juga mengirim tiga personel teknis untuk pengecekan dan pengendalian operasi.