Selain itu, Pertamina Patra Niaga menyiapkan langkah mitigasi risiko operasional. Perusahaan mengantisipasi perubahan cuaca hingga menyiapkan pengaturan ulang rute pelayaran.
Optimalisasi terminal bongkar muat juga dilakukan. Langkah ini mempercepat suplai tambahan di wilayah dengan kebutuhan energi tinggi.
Perusahaan turut memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak. Di antaranya Kementerian Perhubungan, otoritas pelabuhan, Kepolisian Republik Indonesia, dan instansi terkait.
Arif menegaskan kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari komitmen menjaga ketahanan energi nasional.
Dia memastikan seluruh armada, sistem pemantauan, serta dukungan operasional bekerja maksimal selama Satgas Ramadan dan Idul Fitri.
Dengan koordinasi yang solid, Pertamina Patra Niaga ingin memastikan masyarakat menjalani Ramadan dan Idul Fitri dengan tenang.
Sinergi operasional yang kuat membuat distribusi energi tetap andal, aman, dan tepat waktu di seluruh penjuru Indonesia.







