RADARPANGANDARAN.COM – Penataan kabel listrik bawah tanah mulai dipersiapkan untuk mengatasi kabel semerawut yang mengganggu estetika dan keamanan ruang publik.
Dilansir dari Radartasik.id, banyaknya kabel udara yang tidak tertata dinilai mengurangi kenyamanan serta keindahan kawasan wisata unggulan Pangandaran.
Karena itu, penerapan sistem kabel tanam menjadi solusi yang kini mulai dirancang secara bertahap oleh PLN.
Rencana tersebut akan mulai direalisasikan pada Juli 2026 sebagai bagian dari upaya penataan kawasan wisata.
Langkah ini diharapkan mampu mengurangi kesan semrawut akibat kabel udara yang selama ini terlihat di berbagai titik.
Peningkatan Keandalan Jaringan Listrik Kawasan Pantai
Tim Leader Teknik ULP PLN Pangandaran Imam Sholihin menegaskan proyek ini tidak hanya fokus pada estetika kawasan.
“Untuk keandalan di Pantai Pangandaran, kami akan melakukan perbaikan jaringan hingga ke ujung pantai atau Pos 1 sebelum kawasan cagar alam,” ujarnya kepada Radar Jumat (1/5/2026).
Selama ini jaringan listrik di kawasan pantai masih menggunakan sistem radial yang memiliki keterbatasan saat terjadi gangguan.
Kondisi tersebut menyebabkan waktu pemulihan listrik menjadi relatif lebih lama dan pernah terjadi sebelumnya.
“Dengan sistem yang ada sebelumnya, jika terjadi padam, penanganannya bisa cukup lama. Karena itu, kami ajukan peningkatan jaringan agar lebih andal dan respons pemulihan bisa lebih cepat,” katanya.
Sebagai solusi, PLN akan membangun Saluran Kabel Tegangan Menengah dengan sistem kabel listrik bawah tanah.







