RADARPANGANDARAN.COM – Perkembangan dunia usaha menuntut pengelolaan keuangan yang semakin terstruktur. Bank Central Asia (BCA) merespons kebutuhan ini dengan menghadirkan Business Sub Account Rupiah melalui layanan myBCA Bisnis.
Produk ini membantu nasabah bisnis mengatur arus kas lebih efisien. Pengelolaan dana menjadi lebih terarah sehingga mendukung kondisi keuangan perusahaan yang stabil.
Layanan ini terhubung langsung dengan rekening utama nasabah. Dalam satu rekening, pengguna bisa membuat hingga 1.000 sub account sesuai kebutuhan bisnis.
Sysadmin memiliki kendali penuh terhadap sub account. Mereka dapat membuat, melihat, mengubah hingga menghapus data dengan mudah melalui sistem.
Nasabah juga bisa melakukan berbagai transaksi. Transfer dapat dilakukan dari rekening utama ke sub account, sebaliknya maupun antarsub account melalui fitur transfer internal BCA.
Pemantauan keuangan menjadi lebih praktis. Nasabah dapat mengecek saldo dan mutasi setiap sub account secara real time.
Untuk kebutuhan laporan, eStatement tetap tersedia. Pengunduhan dilakukan melalui rekening utama pada menu eStatement tabungan dan giro.
Syarat dan Cara Membuka
Nasabah harus sudah terdaftar sebagai pengguna myBCA Bisnis dan memiliki sysadmin aktif.
Rekening utama yang digunakan wajib berupa giro rupiah. Rekening tersebut tidak boleh berbentuk joint account, RDN, RDL, escrow, maupun rekening kuasa.
Pembukaan sub account ini tergolong fleksibel. Nasabah tidak perlu menyiapkan setoran awal, saldo minimum, maupun saldo mengendap.
Dukungan Ekosistem Bisnis
Integrasi Business Sub Account Rupiah dalam myBCA Bisnis memperkuat sistem pengelolaan keuangan perusahaan.







