Puluhan Warga Terkubur Longsor Banjarnegara, Ratusan Diungsikan, Bupati Tetapkan Tanggap Darurat

RADARPANGANDARAN.COM – Longsor Banjarnegara, Jawa Tengah, akhir pekan kemarin, menimbulkan banyak korban jiwa.

Bencana di Desa Situkung Kecamatan Pandanarum itu terjadi pada Sabtu 15 November 2025 sekitar pukul 16.00 WIB.

Longsor datang cepat dan menimbun permukiman, perkebunan hingga area persawahan milik warga setempat.

Dilansir Disway.id, BPBD Kabupaten Banjarnegara menyebutkan longsor ini dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang.

Tebing runtuh dan langsung menghantam area tempat tinggal warga yang berada di bawahnya. Situasi berubah darurat dalam hitungan menit.

Dari data awal, sekitar 286 KK atau kurang lebih 660 jiwa harus diungsikan ke Kantor Kecamatan Pandanarum.

Evakuasi dilakukan cepat karena kondisi tanah dianggap belum stabil.

Sejumlah warga terlihat panik dan hanya membawa barang seadanya.

Sementara sekitar 45 jiwa dilaporkan masih terisolir di lokasi terdampak.

Petugas BPBD bersama unsur TNI, Polri dan relawan mencoba menembus area tanah yang masih bergerak untuk mengevakuasi mereka.

Puluhan Rumah Tertimbun

Hingga Senin pagi, laporan sementara menyebutkan sekitar 30 rumah warga tertimbun.

Diperkirakan ada 27 warga yang masih berada di bawah material longsor.

Petugas gabungan terus melakukan pencarian sejak malam kejadian.

Abdul Muhari dari BNPB mengatakan tim lapangan masih bekerja maksimal untuk menemukan para korban.

Dia menegaskan pencarian akan terus dilakukan meski kondisi cuaca kurang bersahabat.

Sedikitnya tiga warga mengalami luka-luka.

Mereka sudah dirujuk ke RSUD BNA dan Puskesmas Pandanarum untuk mendapatkan perawatan.