Putri Keraton dan Pengawal Kerajaan Curi Perhatian di Kirab Budaya Cirebon

RADARPANGANDARAN.COMKirab budaya Mahkota Binokasih Napaktilas Padjadjaran di Kota Cirebon berlangsung meriah dengan menampilkan beragam seni tradisional yang memukau masyarakat.

Kegiatan budaya tersebut digelar di Kota Cirebon, seperti dilansir dari jabarprov.go.id, dengan menghadirkan berbagai pertunjukan khas dari sejumlah daerah.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian yakni tari Bedaya yang dibawakan putri-putri Keraton Kasepuhan bersama para pengawal kerajaan berkostum tradisional.

Kirab tersebut juga menampilkan kesenian Binaraga Jebor Jatiwangi yang diperagakan para pria berbadan kekar layaknya binaragawan profesional.

Para peserta atraksi diketahui merupakan buruh pabrik genteng tradisional dari Kecamatan Jatiwangi yang menjadi sentra produksi genteng di Jawa Barat.

Selain berpose di sepanjang kirab, peserta juga mempertunjukkan aksi mengangkat tumpukan genteng seperti barbel.

Atraksi tersebut biasanya digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia setiap Agustus.

Dalam kegiatan itu, Mahkota Binokasih diarak dari Taman Pedati Gede menuju Alun-alun Keraton Kasepuhan.

Ribuan warga tampak antusias menyaksikan perjalanan kirab dan berbagai pertunjukan seni budaya yang ditampilkan di panggung utama.

Kirab Budaya Jadi Penghubung Sejarah dan Masa Depan

Gubernur Jawa Barat menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Cirebon dan tiga keraton yang ikut menampilkan seni budaya dalam kegiatan tersebut.

Dari Kota Cirebon, rangkaian kirab budaya selanjutnya dijadwalkan berlanjut ke Kota Bandung.