RADARPANGANDARAN.COM – Pemerintah menetapkan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tasikmalaya sebagai proyek pembangunan tahap ketiga yang akan dimulai pada 2026.
Dilansir dari laman kemensos.go.id, kepastian tersebut dibahas dalam audiensi antara Menteri Sosial Saifullah Yusuf dengan Bupati Tasikmalaya di Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Tahapan pembangunan akan berjalan setelah lahan dan infrastruktur dasar dinyatakan siap.
PEMATANGAN LAHAN DAN KESIAPAN INFRASTRUKTUR
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin hadir bersama sejumlah kepala dinas terkait dalam pertemuan tersebut.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah mempercepat proses pematangan lahan untuk mendukung pembangunan sekolah tersebut.
Lahan yang disiapkan memiliki luas sekitar 8,23 hektare dengan status sertifikat yang sudah lengkap.
Lokasi pembangunan juga berada sekitar 300 meter dari jalan provinsi sehingga dinilai cukup strategis.
“Pematangan lahan ditargetkan selesai pada akhir Juni. Akses menuju lokasi relatif dekat dengan jalan provinsi, dan infrastruktur pendukung saat ini dalam proses penyelesaian,” ujar Cecep.
Infrastruktur dasar yang tengah dipersiapkan meliputi akses jalan, jaringan listrik, serta penyediaan air bersih melalui sumur bor.
Peningkatan akses jalan dilakukan bertahap dengan memanfaatkan jalur eksisting sebelum penguatan permanen dilakukan.
Sekolah Rakyat Tasikmalaya sendiri masuk dalam skema pembangunan tahap ketiga yang diawali dengan kesiapan lahan dan akses pendukung.
Tahapan konstruksi direncanakan mulai Agustus 2026 dan dilanjutkan pembangunan fisik pada Oktober 2026.







