RADARPANGANDARAN.COM – SOR Mangunreja kembali menjadi sorotan publik. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan komitmen melanjutkan pembangunan fasilitas olahraga tersebut dalam dua tahun ke depan.
Kondisi SOR Mangunreja saat ini memprihatinkan. Area yang seharusnya menjadi pusat olahraga justru berubah fungsi menjadi lahan pertanian singkong.
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menilai situasi tersebut tidak bisa dibiarkan. Dia menempatkan pembangunan olahraga sebagai prioritas penting pemerintahan daerah.
Menurut Cecep, SOR Mangunreja memiliki nilai strategis. Fasilitas itu dirancang sebagai pusat pembinaan atlet dan pengembangan prestasi olahraga Tasikmalaya.
Kurangnya perhatian dan keterbatasan anggaran membuat SOR Mangunreja tak berfungsi optimal. Kondisi itu berdampak langsung pada pembinaan atlet daerah.
Cecep menyebut pembangunan infrastruktur olahraga harus kembali dihidupkan. Dia ingin fasilitas olahraga menjadi kebanggaan masyarakat, bukan simbol keterbengkalain.
Pemerintah daerah kini menyiapkan langkah konkret. Salah satunya dengan mencari dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.
Cecep mengaku intens berkomunikasi dengan pimpinan DPR RI. Upaya tersebut dilakukan agar pembangunan tetap berjalan meski APBD terbatas.
Selain SOR Mangunreja, Pemkab Tasikmalaya juga mengusulkan beberapa proyek strategis. Program itu meliputi penataan Pasar Panunjang Kembang dan reaktivasi Stasiun Rajapolah.
Pembangunan kembali Dermaga Nusamanuk turut masuk daftar usulan. Seluruh program diarahkan untuk mendorong pertumbuhan wilayah.







