Calon peserta hanya perlu mengisi data pribadi. Data tersebut meliputi nama, NIK, alamat, nomor kartu keluarga, serta tanggal lahir.
Peserta juga memilih rute perjalanan saat pendaftaran. Penentuan tanggal keberangkatan dilakukan ketika aktivasi tiket.
Proses aktivasi tiket berlangsung pada 1 hingga 12 Maret 2026. Setelah aktivasi selesai, peserta dapat memastikan jadwal keberangkatan.
Peserta program akan berangkat pada 13 hingga 15 Maret 2026. Pemerintah menyiapkan puluhan bus untuk mengangkut pemudik.
Total armada yang disediakan mencapai 73 bus. Bus tersebut akan melayani berbagai rute mudik.
Beberapa titik keberangkatan telah ditentukan pemerintah. Di antaranya Terminal Leuwipanjang di Bandung, Terminal Cikarang, serta kawasan Kota Bekasi.
Program ini terbuka bagi warga yang berdomisili di Jawa Barat. Warga luar daerah yang ingin pulang ke Jawa Barat juga bisa ikut program ini.
Pemerintah berharap program ini membantu masyarakat pulang kampung dengan aman. Selain itu, program ini juga mengurangi kepadatan kendaraan saat mudik.
Page: 1 2
RADARPANGANDARAN.COM - iPhone Fold kembali menjadi rumor panas karena disebut membawa layar tanpa lipatan mirip…
RADARPANGANDARAN.COM – Saldo DANA gratis senilai Rp245.000 berpeluang masuk ke dompet digital hari ini Kamis,…
RADARPANGANDARAN.COM - Persib akan melakoni laga tandang melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Minggu 15…
RADARPANGANDARAN.COM - Pemain Persib berlabel Timnas, Eliano Reijnders berjanji akan maksimalkan laga kontra Borneo FC…
RADARPANGANDARAN.COM - Tecno Pova 7 5G hadir sebagai HP gaming murah dengan layar AMOLED besar,…
RADARPANGANDARAN.COM - Aplikasi penghasil uang Nust Heist memberi peluang memperoleh saldo DANA gratis Rp312.000 yang…
This website uses cookies.