Jalan Amblas di Perbatasan Pangandaran-Tasikmalaya Belum Tertangani Meski Sudah Dua Tahun

RADARPANGANDARAN.COM – Kerusakan jalan di Blok Cikalapa, Desa Sukajaya, Kecamatan Cimerak, kembali menjadi sorotan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan.

Kondisi tersebut, yang dilansir dari Radartasik.id, terjadi pada ruas jalan penghubung Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Tasikmalaya yang hingga kini belum mendapatkan perbaikan.

Bahu jalan di lokasi itu mengalami amblas cukup dalam dan bagian bawahnya terus terkikis seiring waktu.

Keberadaan jalan rusak tersebut dianggap ironis karena berada tidak jauh dari wilayah perbatasan dua kabupaten.

Warga menyebut kerusakan itu sudah berlangsung sekitar dua tahun tanpa adanya penanganan yang terlihat di lapangan.

Ketua Karang Taruna Desa Sukajaya, Solihin, mengatakan masyarakat telah lama menaruh perhatian terhadap kondisi tersebut.

“Kalau dilihat dari atas jalan, lubangnya memang tidak terlalu terlihat. Tetapi ketika diperhatikan lebih dekat, kedalamannya sekitar tiga meter dan sudah menggerus tanah ke arah badan jalan,” ungkapnya Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, lubang amblas itu berada di lokasi yang cukup ramai dilintasi kendaraan maupun pejalan kaki setiap hari.

Meski belum menimbulkan kecelakaan, warga tetap khawatir karena kondisi tanah di sekitar titik amblas terus berubah.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat memasang penanda sederhana dari pelepah daun kelapa di sekitar lokasi.

“Warga memasang pelepah daun kelapa supaya orang yang melintas tahu ada bagian jalan yang rawan. Jangan sampai dianggap sepele karena kalau sudah terjadi sesuatu akan menimbulkan penyesalan,” katanya.

Warga Khawatir Ada Rongga Besar di Bawah Jalan

Kekhawatiran warga semakin meningkat setelah dugaan adanya rongga besar di bawah permukaan tanah mencuat.