RADARPANGANDARAN.COM – Nelayan Cilacap menemukan atlet terjun payung asal Bandung yang sempat dilaporkan hilang di perairan Pangandaran. Korban ditemukan setelah empat hari pencarian intensif.
Korban bernama Widiasih berusia 58 tahun. Dia merupakan atlet terjun payung asal Kota Bandung.
Widiasih sebelumnya jatuh saat melakukan aktivitas terjun payung. Insiden itu terjadi di laut Bojongsalawe, Pangandaran.
Sejak kejadian tersebut, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian. Operasi melibatkan berbagai unsur lintas instansi.
Dikutip dari Radartasik.id, Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan menjelaskan pencarian berlangsung selama empat hari. Seluruh upaya difokuskan di area perairan sekitar lokasi jatuh.
Pada Jumat pagi, nelayan asal Cilacap menemukan sesosok jenazah. Penemuan terjadi di Teluk Nanjung, dekat kawasan Cagar Alam.
Nelayan tersebut sedang memancing keong. Saat itu, jenazah terlihat mengambang di permukaan laut.
Informasi penemuan langsung diteruskan ke aparat. Tim SAR kemudian bergerak menuju lokasi.
Andri menyampaikan jenazah diduga kuat merupakan korban terjun payung. Dugaan itu mengarah pada Widiasih.
Berdasarkan keterangan awal, lokasi penemuan cukup jauh. Jaraknya sekitar 10 hingga 15 kilometer dari titik awal kejadian.
Namun pihak kepolisian belum memastikan jarak pasti. Proses identifikasi tetap dilakukan secara menyeluruh.
Tim SAR gabungan terdiri dari TNI, Polri, Basarnas dan relawan. Masyarakat nelayan setempat juga ikut membantu pencarian.
Peran nelayan dinilai sangat penting. Mereka memahami kondisi arus dan karakter perairan setempat.







