Libur Sekolah Usai, Balawisata Pangandaran Catat 64 Anak Sempat Terpisah dari Orang Tua

RADARPANGANDARAN.COMBalawisata Pangandaran mencatat sebanyak 64 anak sempat terpisah dari rombongan maupun orang tuanya selama masa libur sekolah di kawasan wisata Pantai Pangandaran.

Data tersebut disampaikan anggota Balawisata Pangandaran Dodo Taryana untuk periode 29 Juni hingga 8 Juli 2026, sebagaimana dilansir dari laman radartasik.id, dengan jumlah laporan yang terus bertambah hingga akhir masa liburan.

“Awalnya, jumlah anak yang terpisah dilaporkan sebanyak 58 orang, namun angka tersebut bertambah enam anak sehingga total keseluruhan mencapai 64 anak,” jelasnya kepada Radar Kamis (9/7/2026).

Seluruh laporan anak yang terpisah berhasil ditangani petugas melalui koordinasi di lapangan dengan memanfaatkan pengeras suara serta pos informasi terpusat hingga anak dapat kembali bertemu dengan keluarganya.

Petugas Ingatkan Wisatawan Lebih Waspada

Dodo menyebut kejadian anak terpisah merupakan peristiwa yang hampir selalu terjadi setiap musim libur panjang karena lonjakan jumlah wisatawan yang datang ke Pantai Pangandaran.

“Biasa kalau kejadian terpisah setiap libur panjang selalu terjadi, karena jumlah kunjungan juga meningkat,” ujarnya.

Selain itu, Balawisata juga mencatat insiden lain yang menonjol di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Cagar Alam.

Dua wisatawan yang merupakan ibu dan anak dilaporkan mengalami luka setelah digigit monyet saat berada di kawasan tersebut.

Balawisata mengimbau seluruh pengunjung agar mengawasi anak-anak secara ketat serta berhati-hati terhadap keberadaan satwa liar demi menjaga keselamatan selama berwisata.