Untuk mendukung hal tersebut, bantuan benih padi telah disalurkan.
Benih berasal dari Kementerian Pertanian dan diperuntukkan bagi ratusan hektare lahan sawah.
Bantuan ini diberikan agar petani bisa segera memulai musim tanam berikutnya.
Sebelumnya, bantuan serupa juga telah disalurkan di Desa Legokjawa Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabanjir.
Hasilnya dinilai cukup membantu petani setempat.
Selain itu, petani di Kecamatan Parigi juga masuk dalam daftar penerima bantuan.
Wilayah ini turut terdampak banjir dan membutuhkan dukungan untuk mempercepat pemulihan sektor pertanian.
Dinas Pertanian menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi petani.
Koordinasi dengan pemerintah pusat dan kelompok tani terus dilakukan.
Tujuannya agar bantuan tepat sasaran dan dapat segera dimanfaatkan.
Dengan adanya bantuan benih padi ini, petani diharapkan tidak berlarut-larut terdampak banjir.
Aktivitas pertanian bisa kembali berjalan.
Produksi pangan daerah pun tetap terjaga meski sempat dilanda bencana.
Page: 1 2
RADARPANGANDARAN.COM - Review Suzuki XL7 Hybrid 2026 menyoroti penggunaan baterai lithium-ion dan teknologi mild hybrid…
RADARPANGANDARAN.COM - Universitas Galuh (Unigal) merupakan perguruan tinggi swasta yang berada di Kabupaten Ciamis. Unigal…
RADARPANGANDARAN.COM - Ketika berbicara tentang Sumedang, banyak orang langsung teringat pada pesona alamnya. Namun, daerah…
RADARPANGANDARAN.COM - Liburan ke Tasikmalaya belum lengkap apabila tak mengunjungi pantai. Terdapat wisata pantai di…
RADARPANGANDARAN.COM – Honda Ramadhan Exhibition kembali hadir di Tasikmalaya. Pameran ini menawarkan berbagai promo menarik…
RADARPANGANDARAN.COM - Realme 16 5G resmi hadir dengan desain mirip Google Pixel. Spesifikasi Realme 16…
This website uses cookies.