5 Fakta Menarik Lamine Yamal di EURO 2024 Jerman

RADAR PANGANDARAN.COM – Saat Spanyol mengalahkan Prancis 2-1 di semifinal EURO 2024, Lamine Yamal mencetak gol spektakuler dari tendangan melengkung sejauh 25 meter yang tak mampu diantisipasi oleh kiper Mika Maignan.

Gol penyeimbang ini membuat Lamine Yamal, yang baru berusia 16 tahun 363 hari menjadi pencetak gol termuda di Kejuaraan Eropa dan juga memecahkan rekor Pelé dari Brasil.

Pada Piala Dunia 1958, Pelé berusia 17 tahun 244 hari dan menjadi pemain termuda yang tampil di semifinal baik di Piala Dunia maupun Kejuaraan Eropa.

Tak hanya itu, Yamal juga menjadi pemain muda pertama yang menciptakan lebih dari 6 peluang besar dalam satu turnamen besar bersama Spanyol.

Hanya ada tiga pemain Spanyol yang menciptakan lebih dari 15 peluang untuk Spanyol dalam satu turnamen Kejuaraan Eropa yakni Cesc Fabregas pada tahun 2008, Xavi pada 2012, dan Lamine Yamal pada tahun 2024 sekarang menurut laporan Squawka.

Sekarang, Yamal bisa mencatatkan lebih banyak sejarah di babak final EURO 2024 mendatang dengan mematahkan rekor milik Ronaldo Brasil dan Gianluigi Donnarumma.

Ronaldo menjadi pemain termuda dalam sejarah Piala Dunia, Copa América, dan Kejuaraan Eropa yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik.

Mantan bintang Real Madrid dan Inter Milan ini pernah menjadi pemain terbaik Copa América 1997 pada usia 20 tahun dan 314 hari.

Tahun berikutnya, dia memenangkan Golden Ball Piala Dunia 1998 pada usia 21 tahun dan 297 hari.

Lamine Yamal akan berusia 17 tahun + 1 hari pada hari final Euro 2024 dan menjadi favorit untuk memenangkan penghargaan Pemain Terbaik sekaligus mematahkan rekor milik Ronaldo sebagai pemain terbaik di salah turnamen paling bergengsi di dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *