RADARPANGANDARAN.COM – Pelatih Persib, Bojan Hodak merasa kecewa dengan segelintir suporter yang melakukan kerusuhan usai pertandingan Persib vs Ratchaburi FC di Stadion GBLA, Rabu 18 Februari 2026.
Setelah laga Persib menghadapi Ratchaburi FC di babak 16 besar AFC Champions League 2 itu, terdapat sejumlah suporter yang turun ke lapangan.
Bahkan, ada oknum suporter yang melakukan pengrusakan di dalam Stadion GBLA.
Menurut Bojan Hodak, tindakan itu mencoreng citra Persib dan Bobotoh yang telah memberikan dukungan secara positif di stadion.
Apalagi, tindakan dari segelintir suporter itu bisa menghadirkan sanksi untuk tim.
Ditambah, hal tersebut dapat mencoreng citra sepakbola Indonesia di kancah internasional.
”Mereka datang ke sini dan melakukan pesta pribadi mereka sendiri,” kata Bojan Hodak dikutip dari website Persib, Sabtu 21 Februari 2026.
Adanya kerusuhan setelah pertandingan babak 16 besar tentu menjadi kerugian bagi Persib Bandung.
Tim Maung Bandung berpotensi mendapat sanksi denda dari AFC.
Bojan Hodak Apresiasi Bobotoh yang Tertib
Di sisi lain, pelatih asal Kroasia ini takjub dengan atmosfer yang ada di Stadion GBLA pada laga melawan Ratchaburi FC.
Dia melihat Bobotoh telah menunjukkan dukungan yang fantastis untuk Beckham Putra dkk.
Dia mengapresiasi Bobotoh yang telah memberikan dukungan secara tertib dan sportif sepanjang pertandingan.
Bojan Hodak menyampaikan kehadiran Bobotoh secara langsung di stadion efektif menyuntikkan energi bagi pemain.
Hodak mengungkapkan dukungan besar dari Bobotoh membuat timnya kerap kuat ketika tampil di kandang.








