Empat Tim Debutan Piala Dunia 2026 Siap Guncang Benua Amerika, Dua dari Asia

Mereka melaju setelah bersaing ketat di putaran ketiga kualifikasi AFC.

Di fase ini, Fabio Cannavaro mengambil alih kepelatihan dan membawa stabilitas permainan.

Uzbekistan memulai langkah dari putaran kedua.

Mereka tampil kuat hingga akhirnya finis sejajar poin dengan Iran.

Persaingan berlanjut di putaran ketiga, di mana Uzbekistan kembali satu grup dengan Team Melli.

Menariknya, Uzbekistan dan Iran tak pernah saling mengungguli dalam empat pertemuan sepanjang kualifikasi.

Uzbekistan kemudian menutup putaran ketiga dengan enam kemenangan, tiga imbang dan satu kekalahan dari Qatar.

Hasil itu mengantar mereka finis di posisi runner-up Grup A, dua poin di bawah Iran, namun di atas UEA dan Qatar.

Dominasi di Afrika, Gol-Gol Penting dari Livramento

Tanjung Verde mencatat sejarah besar dengan menjadi juara Grup D zona Afrika.

Mereka tampil solid sejak awal pertandingan.

Pasukan Bubista menyelesaikan kualifikasi dengan tujuh kemenangan, dua imbang dan hanya sekali kalah.

Kekalahan itu terjadi dari Kamerun.

Namun pada pertemuan berikutnya, mereka sukses membalas dengan kemenangan 1-0 di Praia.

Kemenangan itu menjadi titik balik besar menuju kelolosan.

Performa kandang mereka luar biasa.

Tanjung Verde tidak kebobolan pada lima laga kandang.

Dailon Livramento menjadi motor serangan dengan empat gol dan menjadi pencetak gol terbanyak grup bersama pemain besar seperti Vincent Aboubakar dan Bryan Mbeumo.

Dominan di Concacaf, Tak Terkalahkan Sepanjang Kualifikasi

Curacao menjadi tim debutan keempat.