Walaupun masih sedikit kecewa dengan peringkat ketujuh di Ballon d’Or, ia menekankan pentingnya terus bekerja keras dan menghormati keputusan pelatih Inzaghi.
“Saat ini, saya hanya fokus bermain, saya ingin meningkatkan kondisi fisik saya. Saya merasa lebih baik; semakin banyak saya bermain, semakin baik,” ujarnya.
“Pelatih tahu itu, tetapi saya menghormati pilihannya. Saya senang Inter bermain baik, meskipun di liga kami kebobolan banyak gol,” lanjutnya.
Mengenai pertandingan berikutnya melawan Napoli, Martinez menyadari bahwa mereka akan menghadapi tim kuat dengan pelatih yang sangat mereka kenal.
Ia mengakui pentingnya memulihkan energi setelah pertandingan yang intens melawan Arsenal sebelum menghadapi Napoli.
“Kami akan menghadapi tim yang kuat, dengan pelatih yang sangat kami kenal,” katanya.
“Kami harus memulihkan energi, karena hari ini kami menghabiskan banyak tenaga. Setelah itu, baru kami akan memikirkan hari Minggu; itu akan menjadi pertandingan besar, seperti hari ini,” pungkasnya.
Di sisi lain, pelatih Arsenal, Mikel Arteta, kecewa dengan kekalahan ini karena merasa timnya seharusnya bisa mencetak minimal dua gol ke gawang Inter.
Ia juga mengkritik keputusan wasit yang dianggap kontroversial, termasuk penalti untuk Inter dan insiden di mana Merino terkena pukulan di wajah oleh kiper Yann Sommer, yang tidak ditindak oleh wasit.
“Hal terburuk malam ini adalah hasilnya, bukan performa kami melawan salah satu tim terkuat di Eropa. Kami bertanggung jawab atas kekalahan ini dan seharusnya bisa mencetak setidaknya dua gol,” ucap Arteta.







