“Wasit? Saya tidak pernah memiliki masalah dengan UEFA. Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan presidennya, saya menjadi bagian dari sejarah mereka, dan mereka mengetahuinya,” terangnya.
“Dalam final Liga Europa melawan Sevilla, VAR dan wasit memutuskan bahwa kami tidak boleh memenangkan pertandingan, sementara bagi 1 juta orang, itu adalah penalti. Tahun ini melawan Lille, penalti yang sangat aneh diberikan,” sindirnya.
“Ketika saya mati, saya tidak akan pernah melupakan final yang saya mainkan dengan Roma, dan saya berharap akan lebih baik bersama Fenerbahçe,” pungkasnya.
Page: 1 2
RADARPANGANDARAN.COM - Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia kini semakin populer digunakan untuk mengubah foto biasa…
RADARPANGANDARAN.COM - United MX-1200 Li merupakan motor listrik United terbaru dengan baterai lithium 72V dan…
RADARPANGANDARAN.COM - Electric water pump EV dan katup pendingin EV menjadi inti thermal management EV modern.…
RADARPANGANDARAN.COM - Xiaomi SU7 Ultra menjadi perhatian karena ketahanan banjir dan build quality sasis mobil…
RADARPANGANDARAN.COM - Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia kini banyak digunakan untuk menciptakan tampilan visual yang…
RADARPANGANDARAN.COM - Harga iPhone 16 dan iPhone 16 Pro Max resmi turun, membuat iPhone 16…
This website uses cookies.