Dalam video itu ia menyatakan ingin segera pulang, sehingga memicu kekhawatiran keluarga.
Keluarga di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, sebelumnya melaporkan Rizki hilang.
Mereka mendapat informasi RNF mengikuti seleksi sepak bola di Medan.
Lalu, mereka menyebut dibawa orang tak dikenal hingga disekap di Kamboja.
Kabar yang menyebar lewat grup WhatsApp membuat warga panik.
Rizki sempat mengirim pesan bahwa ia bekerja dalam tekanan sehingga keluarga semakin cemas dan meminta pemerintah membantu pemulangannya.
APPI Turut Bergerak dan Siapkan Bantuan
Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) ikut menyoroti kasus ini.
Mereka menyebut telah berkomunikasi dengan keluarga dan siap membantu pemulangan Rizki.
APPI menegaskan keselamatan pesepak bola muda itu menjadi prioritas.
Mereka juga mendorong pemerintah agar segera mengambil langkah konkret.
Rizki Akhirnya Buka Suara
Setelah ramai diperbincangkan, Rizki akhirnya membuat klarifikasi melalui akun TikTok-nya.
Dia menyampaikan keberangkatannya adalah keputusan pribadi.
Dia menepis isu paksaan dan mengatakan kondisinya baik-baik saja.
Rizki mengaku cerita soal tekanan dibuat karena ia ingin pulang lebih cepat.
Pernyataan itu sekaligus menutup simpang siur yang berkembang di publik.







