Efektivitas serangan, organisasi pertahanan dan determinasi tinggi membuat Austria menjadi kuda hitam yang berubah menjadi finalis.
Austria mengalahkan lawan-lawan kuat seperti Inggris dan Italia.
Dominasi mereka terlihat bukan hanya dari hasil akhir, tetapi juga dari kedewasaan bermain, konsistensi, dan kemampuan mengontrol tempo dalam berbagai situasi.
Tak heran banyak pihak menyebut final ini sebagai puncak terbaik dari performa dua tim paling stabil di Qatar 2025.
Pelatih Portugal Bino Macaes mengatakan Austria layak mendapat banyak pujian.
Dia memberi penegasan bahwa Austria sangat sulit ditembus karena hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen.
Menurutnya, timnya harus mempersiapkan diri dengan sangat matang untuk menjawab tantangan tersebut.
Di kubu lawan, pelatih Austria Hermann Stadler mengungkap bahwa ini merupakan final pertama Austria dalam sejarah mereka.
Dia menyebut perjalanan ini sebagai mimpi yang menjadi kenyataan. Ketika datang ke turnamen, target mereka hanya lolos dari fase grup.
Namun setiap pertandingan membuat mereka berkembang dan kini berada di partai puncak.
Pertandingan ini menjadi final pertama dalam 34 tahun yang mempertemukan dua tim yang sama-sama baru pertama kali mencapai final Piala Dunia U-17.
Terakhir kali fenomena ini terjadi pada 1991, ketika Ghana menaklukkan Spanyol 1-0.
Austria memiliki sejarah bagus di level senior pada 1954 ketika mereka meraih posisi ketiga.
Namun untuk kategori usia muda, final kali ini adalah capaian terbaik sepanjang masa.
Pemain Kunci Final Portugal vs Austria
1. Rafael Quintas







