Pencapaian terbaik mereka adalah peringkat empat pada 1987 sehingga peluang meraih perunggu menjadi momentum besar bagi mereka.
Brasil pun membawa misi serupa.
Mereka ingin mencatat podium kesembilan dalam sejarah turnamen U-17.
Pelatih Brasil Dudu Patetuci menegaskan timnya selalu berjuang maksimal karena membawa nama besar Brasil.
Kini posisi ketiga adalah target realistis dan mereka akan mengejarnya habis-habisan.
Kapten Italia Luca Reggiani mengatakan meski kecewa tersingkir di semifinal, ia memandang timnya tetap bisa tegar.
Dia menyebut bahwa Italia telah tampil baik dan kini punya satu laga tersisa untuk diperjuangkan.
1. Ze Lucas (Brasil)
Gelandang pekerja keras ini punya pengaruh besar.
Dia menjadi pengatur tempo dan pemain yang disebut pelatihnya sebagai figur menonjol di lapangan.
Etos kerja dan kemampuan distribusinya membuat Brasil tetap stabil dalam penguasaan permainan.
2. Thomas Campaniello (Italia)
Striker Italia ini menjadi bintang di fase gugur.
Dua gol melawan Uzbekistan dan gol telat melawan Burkina Faso menjadikannya pemain kunci.
Meski gagal mencetak gol di semifinal, ia tetap bertekad mengakhiri turnamen dengan catatan positif.
RADARPANGANDARAN.COM - Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia kini menjadi senjata utama kreator digital yang ingin…
RADARPANGANDARAN.COM - Jiyue 01 hadir sebagai SUV listrik hasil kolaborasi Baidu dan Geely dengan fokus teknologi…
RADARPANGANDARAN.COM - Ban mobil botak sebelah sering dialami pemilik mobil FWD dan bisa dicegah dengan…
RADARPANGANDARAN.COM - Roller CVT motor matic 150cc sering jadi solusi irit BBM karena efisiensi kerja…
RADARPANGANDARAN.COM - Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia kini menjadi solusi populer untuk edit foto di…
RADARPANGANDARAN.COM - HP Redmi 15C hadir sebagai pilihan ekonomis dengan spesifikasi Redmi 15C seimbang untuk…
This website uses cookies.