Rivalitas antar tim kerap terlihat, apalagi kedua tim yang berlaga memiliki basis suporter besar.
Laga Persebaya vs Persib pada pekan ke-25 Super League menghadirkan tontonan yang menarik.
Sejumlah cerita tercipta pada laga bertajuk Super Big Match ini.
Namun, rivalitas itu hanya 90 menit.
Adhitia menyampaikan bahwa kritik pada permainan merupakan bagian dari dinamika olahraga sepakbola.
BACA JUGA : Live Persebaya Kontra Borneo FC Malam Ini
BACA JUGA : Hari Ini Ada 3 Laga Super League yang Berlangsung, Salah Satunya Malut United vs PSM Makassar
Tapi, kata dia, serangan kepada pemain yang menyentuh latar belakang merupakan tindakan yang tak bisa diterima.
Pihaknya tak ingin ada lagi rasisme di ruang sepakbola.
Adhitia berharap semua pihak bisa saling menghargai agar sepakbola nasional bisa tumbuh dengan sehat.













