Sanski Persib Buntut Kerusuhan Suporter Usai Laga Persib vs Ratchaburi FC Bisa Berupa Denda

RADARPANGANDARAN.COMPersib berpotensi terkena sanksi buntut kerusuhan suporter usai laga Persib vs Ratchaburi FC pada leg 2 babak 16 besar AFC Champions League 2 di Stadion GBLA, Rabu 18 Februari 2026 lalu.

Kerusuhan suporter itu bisa membuat Persib Bandung terkena sanksi denda.

Bahkan, sanksi denda itu bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Apabila hal itu terjadi, maka akan menjadi kerugian yang besar bagi Persib maupun Bobotoh.

Sebelumnya, tim Maung Bandung sempat mendapat sanksi denda dari AFC yang berkaitan dengan laga di fase grup AFC Champions League 2.

Salah satunya pada pertandingan Persib melawan Selangor FC di Stadion GBLA, 23 Oktober 2025 lalu.

AFC dalam salah satu dakwaanya menilai terdapat suporter yang melakukan pelanggaran.

Hal itu menjadi dasar AFC menjatuhkan sanksi denda untuk Persib.

Kerusuhan yang terjadi usai laga leg 2 babak 16 besar membuat pelatih Persib, Bojan Hodak kecewa.

Bojan Hodak menyebut segelintir suporter yang melakukan kerusuhan itu merusak citra tim Pangeran Biru dan Bobotoh.

Menurutnya, dukungan positif dari puluhan ribu Bobotoh di GBLA tercoreng oleh 100-an suporter yang turun ke lapangan.

”Tapi ada 100 orang yang merusak semua ini,” kata Hodak mengutip dari laman resmi Persib.

Tindakan oknum suporter pada laga itu mendapat sorotan dari banyak pihak.

Tak sedikit yang menilai kerusuhan itu bisa mencoreng citra sepakbola Indonesia.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari AFC terkait kerusuhan suporter yang terjadi di GBLA.

Respon VPC Atas Kerusuhan di GBLA

Sementara itu, Ketua Umum Viking Persib Club (VPC), Tobias Ganjar mengecam tindakan yang dapat merugikan tim dan Bobotoh itu sendiri.