Sabatini juga menyoroti keterlambatan dalam proses transfer pemain, meskipun ia tidak sepenuhnya menyalahkan hal ini pada De Rossi.
Ia melihat hal ini terjadi karena kurangnya koordinasi dan penghargaan terhadap peran serta pekerjaan sang pelatih.
“Soal kampanye transfer, saya hanya bisa mengatakan bahwa itu dilakukan terlambat, tetapi tetap tepat. Mereka menambahkan karakteristik yang sebelumnya tidak ada dalam skuad,” ujarnya.
“Saya tidak menyalahkan hal tersebut, meskipun awalnya De Rossi harus menurunkan formasi eksperimental karena pemain baru datang beberapa hari sebelumnya,” tambahnya.
“Masalah utamanya adalah kurangnya rasa hormat terhadap peran dan pekerjaan orang lain. Tidak mungkin De Rossi dipecat,” tuturnya.
“Siapa pun yang sedikit mengerti tentang sepak bola – dan itu tidak wajib, mengingat di kalangan itu tampaknya hanya sedikit yang paham – akan tahu bahwa ada pertumbuhan yang signifikan. Pemecatan De Rossi benar-benar tidak bisa dipahami,” pungkasnya.
Page: 1 2
RADARPANGANDARAN.COM - Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia kini semakin populer digunakan untuk mengubah foto biasa…
RADARPANGANDARAN.COM - United MX-1200 Li merupakan motor listrik United terbaru dengan baterai lithium 72V dan…
RADARPANGANDARAN.COM - Electric water pump EV dan katup pendingin EV menjadi inti thermal management EV modern.…
RADARPANGANDARAN.COM - Xiaomi SU7 Ultra menjadi perhatian karena ketahanan banjir dan build quality sasis mobil…
RADARPANGANDARAN.COM - Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia kini banyak digunakan untuk menciptakan tampilan visual yang…
RADARPANGANDARAN.COM - Harga iPhone 16 dan iPhone 16 Pro Max resmi turun, membuat iPhone 16…
This website uses cookies.