RADARPANGANDARAN.COM – Suzuki Fronx ternyata punya pola penjualan menarik sepanjang 2025. Dari semua varian, Suzuki Fronx tipe matic justru mendominasi pasar.
Data penjualan Suzuki Fronx ini mengacu pada wholesales Gaikindo sepanjang 2025. Angkanya menunjukkan preferensi konsumen Indonesia makin jelas.
Bukan varian termurah yang jadi favorit. Justru tipe dengan fitur lebih lengkap sukses menarik perhatian pembeli mobil SUV Suzuki.
Peta Penjualan Suzuki Fronx 2025
Jika melihat data Gaikindo, Suzuki Fronx tipe GL manual menjadi varian dengan penjualan paling rendah.
Suzuki Fronx GL manual tercatat hanya terjual 561 unit sepanjang 2025. Angka ini cukup tertinggal dibanding varian lainnya.
Kondisi ini menunjukkan mobil manual makin kurang diminati. Banyak pembeli kini lebih nyaman menggunakan transmisi otomatis untuk mobil harian.
Di atasnya ada Suzuki Fronx GX manual. Varian ini mencatat penjualan sebanyak 761 unit sepanjang periode yang sama.
Meski lebih tinggi, angka itu tetap belum mampu menyaingi versi otomatis. Tren pasar memang bergerak ke mobil matic.
Suzuki Fronx GL automatic berada di posisi berikutnya. Menariknya, varian murah justru kurang menggoda konsumen.
Kemungkinan penyebabnya ada pada fitur. Walaupun desain eksterior tetap menarik, kelengkapan fitur GL dianggap belum cukup kompetitif.
Masuk tiga besar, Suzuki Fronx SGX single tone automatic mencatat hasil jauh lebih impresif.
Varian ini berhasil terjual sebanyak 1.668 unit. Ini membuktikan konsumen bersedia membayar lebih demi fitur lebih lengkap.







