6 Ciri Power Steering Mulai Rusak yang Sering Diabaikan, Biaya Servis Bisa Tembus Rp10 Juta

RADARPANGANDARAN.COMCiri power steering rusak perlu dikenali sejak awal agar pengemudi tidak menghadapi setir berat dan biaya servis yang membengkak. Kerusakan kecil yang dibiarkan sering berkembang menjadi masalah lebih serius.

Power steering berfungsi membantu pengemudi mengendalikan kendaraan dengan lebih ringan dan nyaman. Saat sistem ini bermasalah, kenyamanan dan keselamatan berkendara bisa ikut terganggu.

Banyak pemilik mobil baru menyadari masalah ketika setir sudah terasa berat. Padahal, ciri power steering rusak biasanya muncul jauh sebelum kondisi tersebut terjadi.

Ciri Power Steering Rusak yang Wajib Diketahui

Tanda paling umum dari ciri power steering rusak adalah setir terasa lebih berat saat diputar, terutama ketika parkir atau melaju pelan.

Kondisi tersebut biasanya muncul akibat oli power steering berkurang, kebocoran sistem, atau performa pompa yang mulai menurun.

Jika gejala ini muncul, segera lakukan pemeriksaan agar kerusakan tidak merembet ke komponen lain yang lebih mahal.

Selain setir berat, bunyi dengung saat setir diputar juga termasuk ciri power steering rusak yang sering ditemukan.

Suara tersebut biasanya berasal dari pompa yang bekerja lebih keras karena kekurangan oli power steering atau adanya udara dalam sistem.

Bila suara semakin keras dan muncul terus-menerus, kemungkinan pompa membutuhkan perbaikan atau bahkan penggantian.

Kebocoran oli power steering juga menjadi penyebab utama gangguan pada sistem kemudi hidrolik kendaraan.

Pemilik mobil bisa mengenali masalah ini melalui tetesan cairan merah kecokelatan yang terlihat di bawah kendaraan.