Jangan Asal Setel! Ini Aturan Setting Suspensi Adjustable Motor

RADARPANGANDARAN.COM – Suspensi adjustable pada motor perlu mekanik setel dengan benar.

Karena setelan suspensi yang keliru dapat merusak shock dan mengganggu kestabilan motor.

Banyak pengendara belum memahami fungsi preload dan rebound.

Padahal suspensi bekerja langsung menjaga traksi dan kenyamanan.

Karena itu, setelan suspensi tidak boleh asal keras.

Selain itu, setiap pengendara memiliki bobot dan gaya berkendara berbeda.

Setelan pabrik biasanya hanya bersifat umum.

Akibatnya, motor terasa terlalu empuk atau terlalu keras.

Kesalahan ini sering dibiarkan terlalu lama.

Padahal efeknya bisa merusak komponen internal shock.

Öhlins menekankan pentingnya setelan sesuai beban pengendara.

Showa juga menjelaskan bahwa suspensi harus seimbang depan dan belakang.

Dengan setelan tepat, motor lebih stabil di berbagai kondisi.

Karena itu, memahami cara setel suspensi sangat penting.

Terutama pada motor dengan fitur adjustable.

Suspensi bukan hanya soal kenyamanan.

Suspensi juga berperan besar pada keselamatan berkendara.

Cara Setting Preload dan Rebound pada Suspensi Adjustable Motor

Suspensi adjustable motor umumnya memiliki pengaturan preload dan rebound.

Preload mengatur seberapa besar beban awal pada pegas.

Öhlins menjelaskan preload memengaruhi tinggi motor dan sag.

Jika preload terlalu keras, shock bekerja di luar area optimal.

Akibatnya, traksi ban bisa berkurang.

Sebaliknya, preload terlalu lembut membuat motor mudah ambles.

Showa menyebut setelan preload harus menyesuaikan bobot pengendara.

Mekanik biasanya mengukur sag statis dan sag rider untuk menentukan setelan awal.