Waspada! Bahaya Motor Setelah Dicuci Steam Tekanan Tinggi, Jangan Sampai ECU Rusak!

Kasus kerusakan memang jarang terjadi, tetapi pengguna tetap harus waspada.

Mesin panas memperbesar risiko kerusakan karena perubahan suhu ekstrem.

Jika air dingin mengenai mesin panas bisa membuat komponen memuai tidak merata.

Parahnya, air yang masuk ke area filter udara bisa tersedot ke ruang bakar.

Hal ini bisa menyebabkan motor gagal menyala.

Beberapa teknisi menegaskan bahwa air tekanan tinggi mampu masuk melalui lubang kecil di rumah filter.

Itu sebabnya cuci steam tekanan tinggi berbahaya untuk motor.

Jadi hindari menyemprot area intake secara langsung.

Selalu periksa area tersebut sebelum menyalakan motor kembali, jika filter basah, keringkan dulu.

Teknik Pengeringan Motor Benar Setelah Steam

Pengeringan motor benar adalah bagian terpenting setelah cuci steam.

Suzuki Indonesia kembali mengingatkan bahwa pengguna harus melakukan pengeringan menyeluruh, terutama pada area kelistrikan.

Gunakan lap microfiber agar air terserap maksimal, lap juga aman untuk panel plastik atau bagian cat.

Astra Honda Motor menyarankan pemilik motor untuk mengangin-anginkan kendaraannya setelah dicuci.

Angin alami membantu mengeringkan area sempit yang sulit dijangkau secara manual.

Pastikan soket terlihat kering, jika ada embun atau sisa air, segera lap ulang.

Pengguna juga harus memeriksa kondisi bagasi, banyak ECU motor modern berada dekat bagasi.

Jika bagasi lembap, segera keringkan.

Sebelum menggunakan motor, hidupkan mesin dan periksa semua fitur penting.

Pastikan lampu menyala normal, coba juga klakson.