RADARPANGANDARAN.COM- Gadget kini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern. Dari bangun tidur hingga menjelang tidur malam, hampir semua orang berinteraksi dengan smartphone, laptop, atau tablet.
Meskipun teknologi ini memberikan kemudahan luar biasa, penggunaan berlebihan juga membawa risiko tertentu. Salah satu kekhawatiran terbesar yang sering dibahas adalah bahaya radiasi gadget.
Lalu, seberapa aman sebenarnya penggunaan gadget dalam kehidupan sehari-hari?
Apa Itu Radiasi Gadget?
Setiap perangkat elektronik memancarkan radiasi elektromagnetik, terutama dalam bentuk radio frequency (RF). Jenis radiasi ini berbeda dari radiasi nuklir yang bersifat ionisasi.
Radiasi RF tergolong non-ionisasi, artinya tidak cukup kuat untuk merusak DNA secara langsung. Namun, paparan dalam jangka panjang tetap berpotensi menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan, terutama bila penggunaannya berlebihan.
Selain itu, intensitas radiasi yang dipancarkan gadget diukur dengan satuan SAR (Specific Absorption Rate). Nilai SAR menunjukkan seberapa banyak energi radiasi yang terserap oleh tubuh saat menggunakan perangkat tersebut. Semakin tinggi nilai SAR, semakin besar pula potensi dampaknya bagi kesehatan.
Dampak Radiasi terhadap Tubuh
Radiasi gadget mungkin tidak langsung terasa, tetapi efeknya bisa muncul dalam jangka panjang. Salah satu dampak yang paling umum adalah gangguan tidur.
Cahaya biru dari layar smartphone dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur. Akibatnya, kualitas tidur menurun dan tubuh menjadi mudah lelah.







