RADARPANGANDARAN.COM – Ban mobil botak sebelah sering dialami pemilik mobil FWD dan bisa dicegah dengan perawatan sederhana sejak awal.
Masalah ini masih menjadi keluhan klasik banyak pemilik kendaraan harian.
Kondisi ban aus tidak merata mengurangi kenyamanan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Biaya perawatan juga bisa membengkak bila masalah ini dibiarkan terlalu lama.
Menariknya, banyak pengemudi belum memahami penyebab utama keausan ban sebelah.
Pada mobil FWD, roda depan bekerja paling berat setiap saat.
Roda depan menggerakkan mobil sekaligus mengatur arah kemudi.
Bobot mesin juga ditopang oleh roda depan sepanjang perjalanan.
Kombinasi tugas tersebut membuat ban depan lebih cepat aus.
Perawatan yang kurang tepat memperparah keausan ban secara tidak merata.
Jika dibiarkan, ban bisa botak hanya di satu sisi saja.
Penyebab Ban Mobil Botak Sebelah
Salah satu penyebab utama adalah sudut roda yang tidak presisi.
Sudut roda berubah akibat pemakaian atau benturan keras.
Spooling dan balancing menjadi solusi paling krusial untuk masalah ini.
Spooring balancing sebaiknya dilakukan setiap 10.000 kilometer.
Tanda awalnya setir terasa menarik ke satu arah.
Sudut roda salah membuat tapak ban bergesekan tidak merata.
Akibatnya, ban aus di sisi dalam atau luar saja.
Tekanan angin ban juga memengaruhi pola keausan.
Tekanan terlalu rendah membuat sisi ban cepat habis.
Tekanan terlalu tinggi membuat bagian tengah cepat aus.
Pemilik mobil disarankan mengecek tekanan angin setiap minggu.
Gunakan standar pabrikan yang tertera pada kendaraan.
Cara Mencegah Ban Aus Sebelah
Rotasi ban sering diabaikan oleh banyak pemilik mobil.








