RADARPANGANDARAN.COM – Baterai motor listrik sering terlihat penuh, tetapi tenaga motor malah lemes saat dipakai jalan.
Masalah baterai motor listrik seperti ini ternyata cukup sering terjadi pada pengguna kendaraan listrik sehari-hari.
Banyak pemilik motor listrik hanya mengecek voltase baterai tanpa melihat kondisi kesehatan baterai secara menyeluruh.
Padahal, voltase bukan satu-satunya penentu apakah baterai masih dalam kondisi prima atau tidak.
Host akun MolisBanjarmasin menjelaskan masalah ini sering ditemukan saat servis motor listrik harian.
Dalam sehari, bengkel mereka bahkan bisa menangani tiga hingga lima motor dengan problem baterai serupa.
Motor listrik lemes meski indikator penuh biasanya terjadi karena kapasitas penyimpanan daya mulai menurun drastis.
Akibatnya, tenaga motor cepat drop saat dipakai melaju di jalan.
Pengguna sering mengira indikator penuh berarti kondisi baterai benar-benar sehat dan siap digunakan jauh.
Padahal, baterai bisa saja menyimpan daya jauh lebih sedikit dibanding kapasitas normal sebelumnya.
Penyebab baterai motor listrik cepat tekor
Masalah baterai motor listrik biasanya muncul karena pola pemakaian dan perawatan yang kurang tepat setiap hari.
Banyak pengguna membiarkan baterai terlalu sering habis total sebelum melakukan pengisian ulang kembali.
Kebiasaan seperti itu dapat mempercepat penurunan kualitas sel baterai dalam jangka panjang.
Selain itu, suhu baterai juga memengaruhi performa motor listrik saat digunakan berkendara harian.
Baterai yang terlalu panas cenderung mengalami penurunan kemampuan menyimpan dan mengalirkan daya secara maksimal.







